TEMBILAHAN – Dalam upaya membangun lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, ramah anak, serta bebas dari tindakan perundungan, MIS Sasdah Islamiyah Tembilahan menggelar kegiatan Sosialisasi Stop Bullying pada Jum’at, 14 Agustus 2026.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan MIS Sasdah Islamiyah Tembilahan tersebut menghadirkan Founder Lawyer Masuk Sekolah, Dr. Titin Triana, S.H., M.H., sebagai narasumber. Sosialisasi ini menjadi bagian dari edukasi sejak dini kepada peserta didik mengenai bahaya bullying, dampaknya terhadap korban, serta pentingnya membangun budaya saling menghargai di lingkungan sekolah.

Kepala MIS Sasdah Islamiyah Tembilahan, Nurmilasari, S.Pd.I., Gr., menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Edukasi tentang pencegahan bullying dinilai memiliki peran penting dalam pembentukan karakter peserta didik, terutama dalam menanamkan nilai empati, kepedulian, tanggung jawab, toleransi, serta sikap menghormati sesama.

Melalui kegiatan ini, siswa diberikan pemahaman bahwa bullying tidak hanya berupa tindakan kekerasan secara fisik. Perundungan juga dapat muncul melalui perkataan yang merendahkan, ejekan, penghinaan, ancaman, pengucilan, pemberian julukan yang menyakitkan, hingga tindakan perundungan melalui media sosial maupun sarana komunikasi digital.

Dalam penyampaian materinya, Dr. Titin Triana, S.H., M.H. mengajak para peserta didik untuk mengenali berbagai bentuk perundungan serta memahami bahwa tindakan yang dianggap sebagai candaan belum tentu dapat diterima dengan cara yang sama oleh orang lain. Sebuah ucapan ataupun tindakan dapat memberikan dampak terhadap kondisi psikologis, rasa percaya diri, maupun kehidupan sosial seseorang.

Melalui program Lawyer Masuk Sekolah, pemahaman mengenai hukum diperkenalkan kepada peserta didik dengan pendekatan yang edukatif dan mudah dipahami. Siswa diajak memahami pentingnya menjaga perilaku, menghormati hak orang lain, serta mengetahui bahwa setiap individu memiliki hak untuk mendapatkan rasa aman dan perlindungan di lingkungan pendidikan.

Sosialisasi Stop Bullying tersebut juga menjadi sarana untuk menanamkan keberanian kepada peserta didik agar tidak menjadi pelaku, tidak mendukung tindakan perundungan, serta tidak membiarkan bullying terjadi di sekitar mereka. Apabila menemukan tindakan yang mengarah pada perundungan, siswa didorong untuk menyampaikan permasalahan tersebut kepada guru, orang tua, maupun pihak sekolah yang dapat memberikan perlindungan dan pendampingan.

Pencegahan bullying pada dasarnya tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan keterlibatan sekolah, tenaga pendidik, peserta didik, orang tua, serta lingkungan masyarakat dalam membentuk ekosistem pendidikan yang sehat. Komunikasi yang terbuka dan pengawasan yang berkelanjutan menjadi bagian penting dalam mencegah tindakan perundungan sejak dini.

Kegiatan di MIS Sasdah Islamiyah Tembilahan tersebut sekaligus memperkuat pesan bahwa sekolah bukan hanya menjadi tempat memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang pembentukan karakter dan kepribadian anak. Lingkungan pendidikan harus mampu memberikan rasa aman sehingga setiap peserta didik dapat belajar, berinteraksi, dan mengembangkan potensi dirinya tanpa rasa takut terhadap intimidasi maupun perundungan.

Melalui kolaborasi bersama Lawyer Masuk Sekolah, MIS Sasdah Islamiyah Tembilahan diharapkan semakin memperkuat komitmen dalam mewujudkan sekolah yang ramah anak dan bebas bullying.

Kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran peserta didik bahwa perbedaan bukanlah alasan untuk merendahkan orang lain. Sebaliknya, perbedaan harus menjadi ruang untuk belajar saling memahami, menghormati dan menghargai sesama.

Dengan pengetahuan yang diperoleh melalui sosialisasi tersebut, para siswa diharapkan dapat menjadi bagian dari gerakan pencegahan perundungan, dimulai dari lingkungan sekolah dan pergaulan sehari-hari.

“Stop Bullying” bukan sekadar slogan, tetapi merupakan komitmen bersama untuk menciptakan generasi yang berkarakter, berempati, sadar hukum, serta mampu menghargai martabat sesama.

Media Berita

Media Berita

Media Berita