TEMBILAHAN — Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Riau menggelar kegiatan Sosialisasi Moderasi Beragama di Aula Mawar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir, Senin (28/9/2026). Mengusung tema “Merawat Kerukunan, Memperkuat Persatuan melalui Moderasi Beragama”, kegiatan strategis ini dilaksanakan dalam rangka merealisasikan program kerja FKUB Riau Tahun Anggaran 2026.

‎Media Berita

‎Ketua Panitia Pelaksana, Joko, menyampaikan bahwa terselenggaranya kegiatan sosialisasi ini tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah.

‎"Kegiatan ini dapat terlaksana atas dasar pembiayaan dari dana hibah APBD Provinsi Riau Tahun Anggaran 2026," ungkap Joko dalam laporannya.

‎Media Berita

‎Langkah FKUB Provinsi Riau tersebut mendapat sambutan hangat dari pengurus daerah. Ketua FKUB Kabupaten Indragiri Hilir, H. Nawawi SK, mengapresiasi tinggi atas dipilihnya Kabupaten Inhil sebagai lokasi pelaksanaan sosialisasi.

‎Media Berita

‎"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kunjungan jajaran FKUB Provinsi Riau dan terlaksananya kegiatan moderasi beragama di Kabupaten Indragiri Hilir ini. Ini menjadi amunisi penting bagi kami dalam merawat iklim kerukunan di daerah," ujar H. Nawawi.

‎

‎Sementara itu, Ketua FKUB Provinsi Riau, KH. Abd. Rahman Qoharuddin, menegaskan bahwa sosialisasi ini merupakan komitmen berkelanjutan organisasi dalam menjaga stabilitas dan harmonisasi kehidupan beragama di seluruh wilayah Riau.

‎Media Berita

‎"Kegiatan moderasi beragama di Kabupaten Indragiri Hilir ini berlangsung dalam rangka merealisasikan program kerja FKUB Provinsi Riau tahun anggaran 2026. Kami berharap nilai-nilai moderasi ini kian meresap dalam kehidupan bermasyarakat," jelas KH. Abd. Rahman Qoharuddin.

‎

‎Dukungan penuh juga disampaikan oleh Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir, H. Indra Sabarianto. Pihaknya menegaskan bahwa Kemenag Inhil siap terus bersinergi dengan FKUB, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat untuk merawat ruang toleransi.

‎Media Berita

‎"Toleransi bukan berarti mencampuradukkan keyakinan, tetapi bagaimana kita dapat saling menghormati dan memberikan ruang kepada setiap umat untuk menjalankan ajaran agamanya masing-masing. Kemenag siap terus berjalan beriringan bersama FKUB," tutur Indra.

‎

‎Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Bupati Indragiri Hilir yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Muammar Gaddafi. Dalam sambutan Bupati yang disampaikannya, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir mengapresiasi kontribusi aktif FKUB dalam menjaga suasana daerah tetap kondusif.

‎"Kerukunan antar umat beragama yang telah tumbuh dan terjaga dengan baik selama ini tidak lepas dari peran seluruh elemen masyarakat dan lembaga seperti FKUB yang senantiasa mengutamakan musyawarah, saling menghormati, dan hidup berdampingan secara damai," pungkas Muammar Gadd

‎Acara sosialisasi tersebut turut dihadiri oleh unsur Forkopimda Inhil, Kepala Badan Kesbangpol, pengurus MUI, tokoh lintas agama, serta jajaran pejabat Kemenag Inhil. Acara diakhiri dengan penyerahan Buku Moderasi Beragama dan foto bersama.Media Berita