TMMD ke-123 Rampungkan Pembangunan MCK di Desa Karya Tunas Jaya, Warga Sambut Antusias

Tempuling – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 yang berlangsung di Desa Karya Tunas Jaya, Kecamatan Tempuling, telah memasuki tahap akhir. Menjelang penutupan kegiatan, pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) yang menjadi salah satu program utama hampir selesai. Pembangunan ini dipimpin langsung oleh Kapten Inf Rohadi Handoko selaku Danramil 08/Mandah bersama anggota TNI dan warga setempat Rabu (19/03)
MCK yang dibangun dalam program TMMD ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sanitasi dan kesehatan masyarakat. Sebelumnya, warga di Desa Karya Tunas Jaya masih menghadapi keterbatasan fasilitas sanitasi yang layak. Dengan adanya pembangunan ini, diharapkan pola hidup sehat dapat lebih diterapkan, sehingga risiko penyakit akibat lingkungan yang kurang bersih bisa diminimalisir.
Antusiasme warga terhadap pembangunan ini sangat tinggi. Mereka tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga turut serta dalam proses pengerjaan. Kebersamaan antara TNI dan masyarakat terlihat dalam gotong royong yang dilakukan setiap hari. Ini menjadi bukti bahwa TMMD tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat ikatan sosial antara aparat dan masyarakat.
Kapten Inf Rohadi Handoko mengungkapkan bahwa program TMMD bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga merupakan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. “Kami ingin masyarakat tidak hanya mendapatkan fasilitas baru, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan,” ujarnya.
Di sisi lain, warga Desa Karya Tunas Jaya mengaku sangat terbantu dengan adanya program TMMD ini. Salah satu warga, Bapak Hasan, menyampaikan rasa syukurnya karena kini desanya memiliki fasilitas MCK yang lebih memadai. “Dulu kami harus berjalan jauh untuk mendapatkan air bersih dan fasilitas sanitasi, sekarang sudah lebih mudah dan nyaman,” katanya.
Selain pembangunan MCK, program TMMD ke-123 juga mencakup berbagai proyek lainnya seperti perbaikan jalan desa, renovasi rumah tidak layak huni, serta penyuluhan kesehatan dan pendidikan. Semua program ini dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.
Dengan hampir rampungnya seluruh kegiatan, penutupan TMMD ke-123 tinggal menghitung hari. Keberhasilan program ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain dalam membangun kemandirian dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Sinergi antara TNI dan warga dalam TMMD menunjukkan bahwa pembangunan yang berkelanjutan dapat tercapai melalui kerja sama dan semangat gotong royong.