Pelangiran, – Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan nasional, Polsek Pelangiran terus menunjukkan komitmen nyata melalui berbagai kegiatan proaktif di masyarakat. Salah satu implementasi konkret dari dukungan Polri terhadap program pemerintah tersebut adalah dengan melaksanakan monitoring rutin terhadap sektor peternakan yang menjadi tulang punggung ketahanan pangan lokal. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan keberlangsungan usaha peternakan berjalan optimal serta kondusif.
Bhabinkamtibmas Desa Tagagiri Tama Jaya, BRIPKA H P. Siregar, turun langsung ke lapangan untuk melakukan monitoring pemeliharaan kandang sapi milik warga. Kegiatan yang dimulai pukul 11.05 WIB ini berlokasi di Desa Tagagiri Tama Jaya, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir senin (27/07)
Fokus utama dari kunjungan ini adalah memastikan kondisi ternak dalam keadaan sehat dan bebas dari penyakit, serta mengevaluasi standar perawatan yang diterapkan oleh peternak lokal.
Dalam monitoring tersebut, BRIPKA H P. Siregar memeriksa tiga ekor sapi Bali yang dimiliki oleh Sdr. Udin, seorang peternak setempat. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengecekan kondisi fisik hewan ternak hingga observasi terhadap lingkungan kandang. Petugas memastikan bahwa sapi-sapi tersebut berada dalam kondisi prima, tidak menunjukkan tanda-tanda sakit, dan memiliki postur tubuh yang baik sebagai indikator kesehatan yang terjaga.
Selain mengecek kesehatan hewan, aspek kebersihan dan ketersediaan kebutuhan dasar ternak juga menjadi perhatian utama. Bhabinkamtibmas memantau kebersihan kandang, memastikan ketersediaan pakan yang cukup, serta mengecek akses air minum bagi ternak. Hal ini penting karena sanitasi kandang yang buruk dan kekurangan nutrisi dapat memicu munculnya berbagai penyakit menular yang berpotensi mengganggu produktivitas dan bahkan menyebabkan kematian ternak.
Kapolsek Pelangiran, Iptu Iwan Saputra, SH., MH., memberikan penjelasan terkait pentingnya peran serta polisi dalam menjaga stabilitas sektor pangan. Menurut Kapolsek, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga keamanan kamtibmas, tetapi juga sebagai bentuk pendampingan terhadap upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan. "Kami ingin memastikan bahwa setiap elemen pendukung ketahanan pangan, termasuk peternak kecil, mendapatkan perhatian dan bimbingan agar usahanya berkelanjutan," ujar Iptu Iwan Saputra.
Selama kegiatan berlangsung, terjadi dialog interaktif antara petugas dengan pemilik ternak, Sdr. Udin. Mereka berdiskusi mengenai perkembangan usaha peternakan, kendala-kendala yang dihadapi dalam proses pemeliharaan, serta strategi untuk meningkatkan populasi dan produktivitas ternak. Melalui dialog ini, petugas dapat memahami aspirasi dan hambatan yang dialami peternak, sehingga dapat memberikan solusi atau rujukan yang tepat sesuai dengan kapasitas dan kewenangan yang ada.
Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga memberikan imbauan edukatif kepada peternak. Sdr. Udin diimbau untuk secara rutin menjaga kebersihan kandang, memberikan pakan dengan takaran yang cukup, serta melakukan vaksinasi atau pemeriksaan kesehatan ternak secara berkala melalui petugas kesehatan hewan. Petugas juga menekankan pentingnya segera melaporkan apabila ditemukan gejala penyakit menular pada ternak guna mencegah penyebaran wabah yang lebih luas di wilayah tersebut.
Hingga selesainya kegiatan monitoring, situasi di lokasi terpantau aman dan terkendali. Kapolsek Pelangiran juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban lingkungan agar kegiatan peternakan dapat berjalan dengan lancar tanpa gangguan. Dengan kolaborasi antara aparat kepolisian dan masyarakat peternak, diharapkan Program Asta Cita Presiden RI dalam bidang ketahanan pangan nasional dapat terwujud secara efektif di tingkat desa, dimulai dari Desa Tagagiri Tama Jaya.